Jakarta, Sumber daya manusia (SDM) memegang peran yang sangat krusial sebagai penentu kemajuan dan kemandirian bangsa. SDM bertalenta unggul di kancah global menjadi cerminan daya saing suatu bangsa di berbagai bidang, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, riset, dan inovasi.
Desain besar manajemen talenta nasional yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024 merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan arah dan pedoman untuk menciptakan talenta-talenta unggul secara berkesinambungan, di bidang seni budaya, olahraga, serta riset dan inovasi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengemban cita-cita dan mimpi besar bangsa untuk menciptakan talenta-talenta unggul di bidang riset dan inovasi. Sumber daya yang dimiliki BRIN sebagai satu-satunya lembaga riset pemerintah, dioptimalkan sehingga mendukung terwujudnya peraih-peraih Nobel Prize dari Indonesia di masa mendatang.
“BRIN berkomitmen menjadi rumah besar bagi talenta riset bangsa. Dengan dukungan infrastruktur riset yang modern, program pembinaan berjenjang, serta kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara, kita membuka jalan bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar,” kata Kepala BRIN, Arif Satria.
Ekosistem riset dan inovasi terus diperkuat, dengan memprioritaskan keterbukaan akses pada beragam skema manajemen talenta nasional yang digagas BRIN, terintegrasi dari hulu hingga hilir. “BRIN hadir untuk memastikan bahwa setiap individu yang memiliki potensi dan talenta sebagai periset unggul mendapatkan kesempatan untuk berkembang hingga ke level global,” tambah Arif.
Sejak dibentuk pada 2021, BRIN terus berkomitmen memberikan akses untuk mengembangkan potensi dan ketertarikan pada dunia riset pada generasi muda. Ajang IRIFair (Indonesia Research and Innovation Fair) terbuka bagi pelajar sekolah menengah dan mahasiswa untuk berkompetisi dan memamerkan ide-ide riset dan inovasi terbaiknya. Ajang ini sekaligus menjadi titik awal untuk mendapat bibit-bibit talenta riset potensial untuk terus dikembangkan dan difasilitasi hingga mampu bersaing di dunia riset global.
Tidak hanya berhenti di ajang kompetisi riset mahasiswa, BRIN juga memberikan akses untuk mematangkan kemampuan riset bagi periset muda untuk ikut berkolaborasi pada berbagai aktivitas riset yang dilakukan BRIN. Program magang riset mahasiswa, research assistant, degree by research, maupun postdoctoral menjadi program utama untuk menciptakan talenta-talenta unggul riset di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemampuan berkolaborasi riset di level global juga menjadi fokus BRIN dalam memberikan akses penguatan talenta unggul nasional. Joint research visit merupakan program utama BRIN untuk menguatkan kapasitas periset sehingga mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari berbagai negara.
Menjadi talenta unggul di bidang riset dan inovasi membutuhkan proses yang panjang, kerja keras, komitmen dan dedikasi tinggi.
Negara hadir melalui BRIN untuk mengakui dan mengapresiasi prestasi terbaik anak-anak bangsa sebagai talenta unggul nasional melalui 5 apresiasi prestisius nasional.
1) Indonesia Innovator Award yang diberikan kepada inovator terbaik yang berhasil mengkomersialisasikan inovasinya,
2) Sarwono Award sebagai penghargaan atas capaian sepanjang hayat bagi individu dengan kontribusi luar biasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,
3) serta Habibie Prize yang diberikan kepada tokoh yang berjasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di berbagai bidang strategis.
Selain itu, BRIN juga menganugerahkan
4) Nurtanio Award bagi prestasi dan kontribusi di bidang penerbangan dan antariksa, dan
5) Siwabessy Award di bidang ketenaganukliran. Kelima apresiasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju Nobel Prize sebagai wujud pengakuan talenta unggul dunia.
Sebagai bentuk refleksi dan menjaring lebih banyak aspirasi untuk mengembangkan talenta unggul secara berkesinambungan, kami mengundang insan media untuk hadir dalam Open Talk BRIN Goes to Global Recognition and Nobel Prize: “BRIN Menjemput Talenta Riset: Dari Sekolah hingga Panggung Dunia” yang akan dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026 pukul 12.00–15.00 WIB di Ruang Jirap Lantai 3, Gedung B.J. Habibie, Thamrin, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk dialog terbuka dengan format diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi media untuk berpartisipasi secara langsung. Informasi yang disampaikan kepada publik diharapkan menjadi jalan pembuka seluas-luasnya bagi talenta muda bangsa untuk ikut berperan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui manajemen talenta nasional di bidang riset dan inovasi BRIN.

%20(5).jpg)
