Usai mengunjungi Desa Nelayan Pasar Banggi, Ibu Selvi Gibran Rakabuming melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menghadiri pelatihan pemberdayaan perempuan di Kompleks Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk mendorong kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas melalui peningkatan kapasitas dan akses terhadap teknologi.
Dalam acara bertajuk “Hari Kartini Perempuan Istimewa Mandiri Secara Ekonomi, Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Cantik dan Berdaya”, Ibu Selvi mendorong para peserta untuk memanfaatkan teknologi digital guna mempermudah pengelolaan usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar. Ia menilai, kemajuan teknologi tidak hanya membuka akses pemasaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kemasan produk serta mendukung strategi promosi, termasuk melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
“Kemudian menggunakan media sebagai tempat untuk berjualan, terus bagaimana nanti bisa mengambil foto packaging-nya itu yang menarik, sehingga begitu orang konsumen melihat itu langsung tertarik untuk membeli, kemudian menggunakan teknologi AI juga untuk memasarkan produk-produknya itu seperti apa,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berdaya, terlepas dari berbagai keterbatasan yang dimiliki.
“Selamat Hari Kartini untuk kita semua. Semua mempunyai kesempatan yang sama, mempunyai potensi yang luar biasa, semuanya. Jadi, keterbatasan yang dimiliki tidak akan mempengaruhi itu semuanya. Tetap semangat, ya, semuanya,” ujar Ibu Selvi.
Mengakhiri pesannya, Ibu Selvi berharap pelatihan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian keluarga sekaligus mendorong lahirnya perempuan yang mandiri secara ekonomi.
“Bisa menjadi perempuan yang berdaya, mempunyai karya, dan usaha, dan menjadi perempuan yang lebih maju, bisa memiliki pendapatan ekonomi sendiri, menjadi perempuan yang mandiri, tentunya,” harapnya.
Usai meninjau pelatihan digital marketing, Ibu Selvi melanjutkan kegiatan dengan meninjau Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha bertajuk “Pesona Batik Lasem, Tradisi Jiwa Kartini” binaan PNM Mekaar. Peninjauan ini mencerminkan upaya penguatan ekonomi perempuan berbasis budaya lokal, dengan Batik Lasem sebagai salah satu identitas khas Rembang yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang terus dikembangkan melalui inovasi, peningkatan kualitas, dan perluasan pasar.
Di kawasan yang sama, Ibu Selvi juga berkeliling serta membeli kain batik pada Pameran Produk Unggulan UMKM Rembang binaan PT Semen Gresik sebagai bentuk dukungan nyata agar pelaku usaha perempuan semakin berkembang dan berdaya saing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini pada 20–22 April 2026 yang terselenggara melalui kolaborasi berbagai pihak, antara lain Kartini Heritage Center, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan atensi rehabilitasi sosial kluster disabilitas dari Kementerian Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Seruni Kabinet Merah Putih guna mendorong kreativitas dan kemandirian para peserta.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Arifatul Choiri Fauzi, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Ibu Nawal Nur Arafah Taj Yasin, Bupati Rembang Harno, Ketua TP PKK Kabupaten Rembang Musringah Harno, serta Ketua Yayasan Kartini Heritage Center Joddy Mulyasetya Putra.


