Cari Blog Ini

Kamis, 16 April 2026

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi DPRD dengan Pemda dalam Pembangunan Daerah

 

MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara pembukaan retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Kamis (16/4/2026). Pembukaan dilakukan Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, dan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Retret yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI tersebut berlangsung pada 15-19 April, dan diikuti sekitar 500-an orang Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota seluruh Indonesia.

Ahmad Luthfi mengatakan, dalam membangun wilayah diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Juga integrasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota sampai tingkat desa. Termasuk, berbagai elemen masyarakat yang ada.

“Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” katanya dalam acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD, Rabu (15/4/2026).

Menurut Luthfi, DPRD merupakan partner atau mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan. Karenanya, mereka perlu terus melakukan kolaborasi. Keberadannya tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama agar bisa menyelesaikan permasalahan di daerah secara holistik dan komprehensif.

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, kegiatan itu diharapkan dapat memberikan perspektif lebih utuh bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia. Apalagi saat ini zaman tidak berjalan linier, tetapi melompat dalam ketidakpastian dan berubah dengan cepat.

“Perubahan dunia ini sangat berpengaruh atas kompleksitas ekonomi global yang tidak menentu. Lanskap seperti ini, kepemimpinan tidak hanya hadir secara fisik,  tetapi harus bisa membaca geopolitik global atau segala perubahan yang terjadi,” ujarnya.

Demi mewujudkan tujuan nasional dan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, DPRD memiliki peran penting dalam  mengawal dan mendukung tujuan tersebut. Menurut Ace, DPRD bukan hanya memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, melainkan penjaga harmoni kepentingan nasional dan aspirasi lokal.

“DPRD harus bisa merumuskan dan mendesain pembangunan kita. Keputusan anggaran dan kebijakan harus diarahkan, agar mampu berkontribusi pada masyarakat dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ace juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan KPPD DPRD se-Indonesia tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada tiga cara pandang yang telah disampaikan oleh Gubernur Lemhannas. Pertama, cara pandang melihat fenomena geopolitik. Kedua, cara pandang program prioritas. Ketiga, cara pandang mengelola pemerintahan dan menjalankan tugas

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-tekankan-kolaborasi-dprd-dengan-pemda-dalam-pembangunan-daerah/