Jakarta, Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi
Sadewa, kembali memimpin Sidang Aduan Kanal debottlenecking Satuan Tugas
Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) pada Kamis (9/4)
sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyelesaian berbagai
hambatan investasi di Indonesia.
Membuka sidang, Menkeu Purbaya menegaskan pentingnya forum ini sebagai
instrumen percepatan perbaikan iklim investasi nasional. “Selamat datang
di Sidang Debottlenecking, task force yang dibentuk oleh Bapak Presiden untuk memastikan iklim investasi membaik secara signifikan dan cepat,” ujar Menkeu.
Pada sidang hari ini, pembahasan difokuskan pada sejumlah isu strategis.
Agenda pertama mengangkat aduan dari PT GBKEK Industri Park terkait
permohonan perubahan fungsi dan pelepasan kawasan hutan untuk
pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang. Permohonan yang
telah diajukan sejak tahun 2022 tersebut belum memperoleh tindak
lanjut, sehingga memerlukan percepatan penyelesaian untuk mendukung
pengembangan KEK Galang Batang sebagai kawasan industri yang strategis.
Agenda berikutnya membahas aduan dari PT Asinusa Putra Sekawan mengenai
kebutuhan kerangka regulasi yang lebih komprehensif dan selaras. Hal ini
mencakup pengaturan perizinan, pengawasan, serta tata kelola
operasional kegiatan floating storage unit (FSU) dan bunkering
di Pelabuhan Pulau Nipah. Kejelasan regulasi dinilai krusial untuk
mendukung kelancaran operasional sekaligus meningkatkan daya saing
sektor logistik nasional.
Hingga 8 April 2026, kanal aduan debottlenecking telah menerima
total 112 aduan dari pelaku usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58
aduan telah berhasil diselesaikan, mencerminkan progres nyata dalam
upaya percepatan penanganan kendala di lapangan.
Melalui sidang debottlenecking, pemerintah terus memperkuat
sinergi antar pemangku kepentingan guna memastikan berbagai hambatan
investasi dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat, tepat, dan
terkoordinasi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan
realisasi investasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan.

