Cari Blog Ini

Jumat, 17 April 2026

Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan


Danau Toba, 17 April 2026 – Menteri (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta memastikan sinkronisasi master plan di Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba agar pengembangan kawasan berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam kunjungan kerja hari kedua, Jumat (17/4), Menpar Widiyanti mengawali agenda di Pantai Bebas Parapat dan disambut oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pengembangan fasilitas penunjang guna meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.

“Kami membahas rencana pengembangan atraksi baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi wisatawan di kawasan pesisir Danau Toba,” kata Menpar Widiyanti.

Agenda dilanjutkan dengan memimpin rapat koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Rapat difokuskan pada evaluasi dan sinkronisasi program kerja lintas sektor, guna memastikan seluruh pengembangan di kawasan Danau Toba berjalan dalam satu visi besar yang terpadu.

Selanjutnya, Menpar Widiyanti meninjau panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi bersama Bupati Danau Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Strategis Media Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata Florida Pardosi, serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Bambang Cahyo Murdoko mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.

Menpar Widiyanti menekankan bahwa pengembangan Danau Toba harus berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, Danau Toba tidak hanya merupakan destinasi wisata unggulan, tetapi juga simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengedepankan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Danau Toba adalah tentang bagaimana kita membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sini, saya melihat optimisme bahwa dengan kerja bersama, kita dapat menghadirkan pariwisata Indonesia yang otentik dan berdampak,” ucap Menpar Widiyanti.


 Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-percepat-pengembangan-danau-toba-menpar-tekankan-sinkronisasi-master-plan