Cari Blog Ini

Rabu, 06 Mei 2026

Hasil SBSN dan PHTC Presiden, Sarana Madrasah di Jakarta Makin Lengkap


 

Jakarta (Kemenag) --- Sarana prasarana madrasah di Daerah Khusus Jakarta makin lengkap menyusul diresmikannya sejumlah gedung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Peningkatan fasilitas pendidikan ini merupakan hasil dari proyek pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahap 1 yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Sarana baru itu antara lain berupa gedung Laboratorium dan Perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 23 Al Azhar Asy-Syarif, MAN 23 Jakarta Selatan, MAN 16 Jakarta Barat, dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 39 Jakarta. Program PHTC dan SBSN ini merupakan instrumen percepatan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pada sektor pendidikan melalui transformasi sarana dan prasarana.

"Hari ini adalah momen yang sangat membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kita semua. Kehadiran gedung-gedung baru ini adalah fakta nyata bahwa keberkahan itu hadir di lingkungan madrasah," ujar Menag di Jakarta, Rabu (6/5/2-26).

Ia menekankan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen konkret Kementerian Agama dalam mendukung visi besar pemerintah untuk memperkuat fasilitas pendidikan. Menurutnya, investasi pada sarana fisik madrasah adalah investasi masa depan untuk menghasilkan generasi unggul.

Menag juga menyoroti fenomena meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke madrasah. Ia menilai madrasah kini telah menjadi pilihan utama, bukan lagi alternatif.

"Madrasah itu sangat berbeda dan memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari sisi input, income, outcome, hingga impact-nya, semuanya berbeda karena ada nilai spiritualitas di dalamnya," tegasnya.

Melihat antusiasme yang tinggi tersebut, ia berharap sektor pendidikan madrasah terus mendapatkan perhatian dan dukungan, salah satunya anggaran yang optimal dari pemerintah. Hal ini mencakup keberlanjutan peningkatan sarana-prasarana hingga penguatan kesejahteraan tenaga pendidik (guru) guna menjaga mutu pendidikan.

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menyatakan bahwa gedung baru yang bersumber dari SBSN maupun PHTC ini akan menjadi motor penggerak kualitas pendidikan di Jakarta.

"Kehadiran gedung ini benar-benar bermanfaat untuk menampung berbagai aktivitas pendidikan, baik proses belajar-mengajar maupun pengembangan ilmu seni, olahraga, dan kreativitas lainnya," kata Adib.

Ia berharap seluruh sivitas akademika madrasah dapat memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal untuk mendulang prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ini adalah sarana bagi siswa kita untuk mengeksplorasi seluruh potensi dan bakat yang mereka miliki," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Wakil Kedutaan Mesir Amr Ahmed Muhtar, Direktur KSKK Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah, Perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, para Kepala Kantor Kementerian Agama Kota DKI Jakarta serta Kepala dan para guru madrasah di wilayah DKI Jakarta.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/hasil-sbsn-dan-phtc-presiden-sarana-madrasah-di-jakarta-makin-lengkap-fXDP0