Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan perkeretaapian sebagai fondasi masyarakat modern dan salah satu ciri negara maju.
Pengembangan jaringan perkeretaapian
dilakukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat sistem
logistik nasional, serta menghadirkan layanan transportasi publik yang
lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Upaya tersebut juga menjadi
bagian dari strategi pemerintah dalam menekan biaya distribusi barang
dan mengurangi beban transportasi jalan raya.
“Pengembangan jaringan kereta api nasional bukan sekadar
pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi juga upaya menghadirkan
manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksesibilitas yang lebih baik,
biaya logistik yang lebih efisien, serta peluang ekonomi yang semakin
terbuka di berbagai daerah,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
usai menghadiri Rapat Terbatas dengan Presiden di Istana Merdeka, Kamis
(11/6).
Kemenhub mencatat jumlah penumpang kereta api terus menunjukkan
tren positif dengan peningkatan sebesar 8,8 persen, dari 500,5 juta
penumpang pada 2024 menjadi hampir 550 juta penumpang pada 2025.
Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat
terhadap moda transportasi berbasis rel.
Saat ini jaringan kereta api aktif nasional telah mencapai
sekitar 6.927 kilometer yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi,
dan Papua. Ke depan, pemerintah menargetkan pengembangan jaringan
perkeretaapian hingga mencapai 10.524 kilometer, termasuk jaringan
perkotaan yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat.
Pengembangan jaringan akan difokuskan sesuai karakteristik
wilayah masing-masing. Di Sumatera, perkeretaapian diarahkan untuk
mendukung angkutan barang dan mobilitas masyarakat, sementara di
Kalimantan, Sulawesi, dan Papua difokuskan untuk memperkuat distribusi
komoditas unggulan serta mendukung aktivitas ekonomi daerah.
Sejumlah proyek strategis yang tengah didorong antara lain
pembangunan jaringan kereta api Trans Sumatera, pengembangan kereta api
logistik di Kalimantan, penyelesaian pengoperasian Kereta Api
Makassar-Parepare, serta pengembangan layanan kereta api perkotaan di
berbagai wilayah. Di Pulau Jawa, pengembangan juga mencakup peningkatan
kapasitas layanan perkotaan, elektrifikasi jalur, serta pengembangan
jaringan kereta semi cepat dan kereta cepat.
"Kami menyampaikan Pengembangan Kereta logistik dan Kereta
Wisata, termasuk Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Pulau Sumatera.
Kereta logistik diarahkan untuk memperkuat efisiensi distribusi barang
dan mendukung penurunan beban jalan raya, sedangkan kereta wisata dapat
membuka nilai tambah ekonomi di berbagai daerah. Selain itu, ada juga
Pelayanan Gerbong Kereta untuk Petani dan Pedagang. Program ini sudah
berjalan dan disambut dengan baik oleh masyarakat, pelayanan gerbong ini
dihadirkan di Lebak, Garut, Cilacap, Jogja, Solo, Semarang, Blitar,
Jember, hingga Banyuwangi," jelas Menhub Dudy.
Menurut Menhub, penguatan jaringan perkeretaapian akan mendukung
pemerataan pembangunan dengan menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan
ekonomi, kawasan industri, kawasan pertanian, pelabuhan, bandara, hingga
destinasi pariwisata. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh
akses transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan terjangkau.
“Kami juga mendorong keterlibatan pemerintah daerah, badan
usaha, operator, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan
perkeretaapian nasional dapat berjalan lebih cepat, berkelanjutan, dan
tetap mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” kata
Menhub Dudy.
Melalui pengembangan jaringan kereta api nasional, Menhub Dudy
optimistis perkeretaapian akan semakin berperan sebagai tulang punggung
transportasi massal dan logistik Indonesia. Kehadiran jaringan rel yang
semakin luas diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,
memperkuat daya saing nasional, serta mendukung terwujudnya Indonesia
yang lebih maju dan terhubung
Sumber : https://dephub.go.id/post/read/kemenhub-terus-percepat-pembangunan-jaringan-kereta-api-nasional










