Jakarta, Kemenkeu – Pemerintah terus memperkuat strategi
pembiayaan pembangunan yang terukur, disiplin, dan berorientasi jangka
panjang guna menjaga keberlanjutan pembangunan nasional di tengah
dinamika dan volatilitas ekonomi global. Komitmen tersebut ditegaskan
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam kunjungan
kerjanya ke Tiongkok, salah satunya melalui pertemuan bilateral dengan
Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an, di Beijing,
Rabu (17/6).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah
untuk memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis
investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra
strategis. Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan menegaskan bahwa
Indonesia terus bergerak proaktif membangun fondasi pembiayaan yang kuat
dan berkelanjutan agar pembangunan dapat tetap berjalan di tengah
berbagai tantangan global.
“Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun
fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan dapat
terus berjalan di tengah berbagai tantangan global,” ujar Menkeu.
Dalam pertemuan tersebut, Menkeu menegaskan bahwa Indonesia saat ini
berada pada posisi yang kuat untuk membangun kerja sama strategis dengan
berbagai mitra internasional. Hal tersebut didukung oleh fundamental
ekonomi nasional yang tetap terjaga, tercermin dari rasio utang
pemerintah yang terkendali, defisit anggaran yang berada dalam batas
aman, serta pertumbuhan ekonomi yang tetap resilien.
“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia
memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling
menguntungkan. Ketika fondasi ekonomi kokoh, kita memiliki ruang untuk
bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri,” tegas Menkeu.
Menkeu juga menyampaikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia
masih terjaga dengan baik di tengah ketidakpastian global. Tingginya
minat investor terhadap instrumen keuangan pemerintah serta stabilitas
makroekonomi yang tetap terpelihara menjadi bukti kuat atas kredibilitas
kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah.
“Kepercayaan pasar tidak dibangun dalam semalam. Itu merupakan hasil
dari disiplin fiskal, reformasi yang konsisten, dan kredibilitas
kebijakan yang terus dijaga pemerintah. Karena itu, Indonesia tetap
menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan,” ungkap Menkeu.
Selain membahas penguatan kerja sama pembiayaan, kedua negara juga
menegaskan pentingnya mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok
yang selama ini terus berkembang. Menkeu berharap kolaborasi kedua
negara dapat semakin diperkuat, baik dalam kerja sama bilateral maupun
melalui berbagai forum internasional seperti G20 Finance Track, APEC
Finance Ministers’ Process, dan ASEAN+3.
Dalam kunjungan kerja ke Beijing, Menkeu juga mempersiapkan penerbitan
sovereign Panda Bond yang dipandang sebagai instrumen strategis untuk
mendiversifikasi sumber pembiayaan, memperluas basis investor, sekaligus
memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok. Penerbitan
sovereign Panda Bond juga diharapkan dapat mendukung penggunaan mata
uang lokal dalam transaksi bilateral (Local Currency Transaction/LCT)
serta mendorong pendalaman kerja sama keuangan kedua negara.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menkeu akan mengadakan pertemuan
dengan People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization
(SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank
(AIIB) guna memperluas jejaring kemitraan strategis dan membuka peluang
kerja sama pembiayaan yang lebih luas.
Melalui langkah proaktif tersebut, pemerintah optimistis dapat semakin
memperkuat posisi Indonesia dalam mengelola pembiayaan pembangunan
secara berkelanjutan, memperluas akses terhadap sumber pendanaan global,
serta menjaga ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi berbagai
tantangan ke depan.
“Di saat sebagian pihak memilih menunggu kepastian, Indonesia memilih
menyiapkan masa depan. Itulah alasan kami terus bergerak, membangun
kepercayaan, dan memperkuat fondasi ekonomi bangsa,” tutup Menkeu.
Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Menkeu-Purbaya-Bertemu-Menkeu-RRT










