Cari Blog Ini

Sabtu, 04 Juli 2026

Australia 1-1 (2-4) Mesir: The Pharaohs ke 16 Besar

 


TVRINews - Arlington, Amerika Serikat Dua bek Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington gagal mencetak gol dalam adu penalti membuat Mesir menang 4-2.

Mesir berhasil lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang adu penalti 4-2 atas Australia, dalam laga 32 besar yang bergulir pada Jumat (3/7/2026) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Dalam adu penalti, dua bek Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington gagal mencetak gol dari titik putih. Sementara empat eksekutor Mesir termasuk Mohamed Salah berhasil mencetak gol.

Kemenangan ini membuat The Pharaohs lolos ke 16 besar. Ini pertama kali dalam sejarahnya Mesir tampil lagi di 16 besar setelah 92 tahun, sejak terakhir kali mencapai fase ini pada Piala Dunia 1934 atau Piala Dunia edisi kedua. Pertandingan ini dilanjutkan dengan adu penalti setelah di waktu normal laga imbang 1-1. Mesir mencetak gol lebih dulu lewat aksi Emam Ashour di menit ke-13 sedangkan gol balasan Australia terjadi karena gol bunuh diri bek Mesir, Mohamed Hany di menit ke-55

Dalam laga yang bergulir di Stadion Dallas Stadium, Mesir mampu memberikan perlawanan terhadap Australia. Pertahanan Australia memang cukup sulit ditembus khususnya faktor Harry Souttar yang berpostur tinggi. Performa kiper Australia, Patrick Beach, juga membuat serangan Mesir selalu kandas. Di babak kedua, Patrick Beach justru ditarik keluar dan digantikan dengan Mathew Ryan.

Sejumlah peluang terjadi di laga ini. Seperti Karim Hafez yang melepaskan umpan silang dengan kaki kirinya, melambung ke sisi kiri daerah jantung pertahanan Australia. Di sana sudah ada Emam Ashour yang tidak terkawal. Pemain sayap kanan ini melompat dan menanduk bola tersebut dengan mengarahkan ke sisi kanan dalam gawang Australia. Kiper Australia Patrick Beach tidak dapat menjangkau bola tandukan tersebut.

Jelang 45 menit akan berakhir, kedudukan tidak berubah, 1-0 untuk keunggulan Mesir. The Pharaohs menggunakan strategi serangan balik untuk mendapatkan gol kedua mereka di laga ini. Sementara Australia membangun serangan mulai dari pemain belakang. Menggunakan umpan satu dua, baik serangan dari lapangan tengah hingga pemain bek dan sayap kanan dan kiri mereka.

Percobaan mereka di antaranya lewat gelandang serang Cristian Volpato di menit ke-41. Pemain bernomor 20 ini melepaskan tembakan namun bola tembakannya masih melenceng. Babak pertama ditandai dengan duel antara bek Mesir, Yasser Ibrahim yang melakukan sliding tackle untuk menghentikan serangan yang dilakukan penyerang Australia, Nesrtory Irankunda.

Pada menit ke-45 pertama ini, penguasaan bola relatif imbang 50-50. Namun demikian, Australia yang memang tertinggal satu gol membuat mereka melakukan tekanan lebih besar. Hasilnya, mereka melepaskan enam tembakan dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Mesir hanya melepaskan 3 tembakan dengan hanya satu mengarah ke gawang.

Sepanjang babak pertama ini pula, Australia mendapatkan tiga kali kesempatan sepak pojok sementara Mesir hingga babak pertama berakhir belum memiliki kesempatan tersebut.

Jelang babak kedua dimulai, Mesir langsung melakukan tekanan. Omar Marmoush mendapatkan peluang namun bola tembakannya sedikit melenceng dari gawang Australia. Sementara Australia mendapatkan peluang di menit ke-47 setelah mereka mendapatkan tendangan bebas.

Pada menit itu pula, terjadi benturan yang membuat pemain Mesir, Mohamed Hany, sempat tergeletak. Bek kanan Mesir ini terjatuh saat mencoba mengantisipasi tendangan bebas setelah dua pemain Australia berupaya menjangkau bola tersebut.

Serangan yang dilakukan Australia seringkali mengancam pertahanan Mesir. Namun demikian, hingga menit ke-50, Mesir masih bisa mempertahankan keunggulan 1-0 mereka di laga ini. Di menit ke-53 sebuah umpan tanggung pemain Mesir berhasil diambil pemain Australia. Socceroos mendapatkan tendangan bebas. Aiden O'Neill mengambil tendangan bebas tersebut dan dari tendangan bebas inilah, bola berhasil mengarah ke depan gawang Mesir. Ironisnya, bola tersebut ditanduk Mohamed Hany masuk ke gawang sendiri, yang merupakan gol bunuh diri. Membuat kedudukan imbang 1-1.

Situasi ini memberikan keuntungan psikologis bagi Australia. Setelah gol tersebut, mereka mengendurkan serangan dengan memainkan penguasaan bola. Sementara Mesir kembali membangun serangan. Mereka memainkan kembali umpan-umpan dari kedua sayap dan penetrasi dari tengah lapangan.

Penyerang Australia, Nestory Irankunda, dijatuhkan bek Mesir, Yasser Ibrahim yang membuat Australia mendapatkan tendangan bebas. Di sisi lain, Mesir yang mencoba mendapatkan gol kedua tampak kesulitan. Bintang mereka, Mohamed Salah, mendapatkan penjagaan ketat dari bek Australia berpostur tinggi, Harry Souttar.

Hingga menit ke-75, kedua tim terlihat bermain hati-hati. Australia kembali membangun serangan dari pertahanan mereka. Seperti umpan jauh langsung yang dilepaskan Alessandro Circati namun bola masih dapat diantisipasi pertahanan Mesir. Menit ke-78, gelandang Mesir Karim Hafez membuang bola dan meminta dirinya untuk digantikan. Australia mendapatkan kembali tendangan bebas di menit ke-80 yang dilepaskan Aiden O'Neill. Harry Souttar mencoba memanfaatkan bola liar dengan menanduknya membentur pemain belakang Mesir.

Mahmoud Trezeguet yang masuk sebagai pemain pengganti, mencoba melakukan tekanan dari sisi kiri. Pergerakannya diadang Kai Trewin yang membuat bola keluar dari lapangan. Menit ke-85, Mesir berhasil mengepung pertahanan Australia namun belum mengubah skor. Kiper Australia, Patrick Beach mengantisipasi bola lambung yang mengarah ke gawangnya.

Di sisi lain, kiper Mostafa Shobeir juga melakukan antisipasi Ketika bola lambung mengarah ke gawangnya. Sementara itu, Mesir melakukan tekanan lewat peran Haissem Hassan, pemain yang masuk dari bangku cadangan. Hingga jelang 90 menit, kedudukan tidak berubah tetap 1-1.

Menit ke-90, Mesir mendapatkan sepak pojok yang dilepaskan Omar Marmoush. Namun, situasi tersebut juga belum memberikan ancaman serius di pertahanan Australia. Di menit ke-90, umpan Mohamed Salah berhasil ditanduk pemain Mesir, Rami Rabia, namun Patrick Beach melakukan penyelamatan krusial. Dia melompat menjangkau dan menepis bola tandukan tersebut dengan tangan kirinya. Waktu 90 menit plus berakhir dengan kedudukan 1-1 membuat laga dilanjutkan dengan perpanjangan Waktu.

Mohamed Salah mendapatkan peluang di menit ke-92 namun tendangan kaki kirinya berhasil diantisipasi Patrick Beach. Serangan Mesir memanfaatkan pergerakan Mahmoud Trezeguet di sisi kiri dan Haissem Hassan di sisi kanan. Menit ke-109, gelandang Mesir, Marwan Attia, melepaskan tembakan dari luar pertahanan Australia, namun bolanya lemah sehingga bisa diredam kiper Patrick Beach.

Bek dan kapten Australia, Harry Souttar, menjadi benteng pertahanan yang sulit ditembus. Beberapa kali tembakan Mesir membentur dirinya. Dia juga menanduk bola tembakan Emam Ashour di menit ke-111. Menit ke-115, Mahmoud Trezeguet berhasil memasuki jantung pertahanan Australia, namun aksinya dipatahkan bek Australia.

Menit ke-116, Awer Mabil, pemain Australia dijatuhkan Mohamed Hany yang membuat Australia mendapatkan tendangan bebas. Tembakan tendangan  bebas berhasil dipatahkan pagar hidup Mesir. Menit ke-118, kiper Australia, Patrick Beach digantikan Mathew Ryan. Perpanjangan waktu berakhir, kedudukan 1-1.

Laga dilanjutkan dengan adu penalti dan Mesir akhirnya tampil sebagai pemenang  dalam adu penalti, 4-2 yang membuat mereka melangkah ke 16 besar. Mohamed Salah dan kawan-kawan akan menghadapi laga pemenang Argentina vs Tanjung Hijau yang dimainkan pada Sabtu (4/7/2026) pagi ini WIB.

Rekaman Pertandingan

AUSTRALIA 1-1 (2-4 adu penalti) MESIR

Waktu:
3 Juli 2026

Tempat:
Dallas Stadium (70.244)

Wasit:
Gustavo Tejera (Uruguai)

Gol:
0-1 Emam Ashour 13', 1-1 Mohamed Hany bd' 55

Adu Penalti

Australia 2-4 Mesir

0-0
Harry Souttar (Melambung)

0-1
Mahmoud Saber

1-1
Jackson Irvine

1-2
Rami Rabia

2-2
Awer Mabil

2-3
Mohamed Salah

2-3
Lucas Herrington (Membentur mistar)

2-4
Hossam Abdelmaguid

Penguasaan bola:
40%-60%

Tembakan:
16-14

Tembakan ke gawang:
1-4

Sepak pojok:
4-7

Off-side:
0-3

Pelanggaran:
12-14

Kartu kuning:
0-2 Haissem Hassan 105', Yasser Ibrahim 120'

Kartu merah: -

Susunan Pemain

AUSTRALIA (3-4-2-1): 18-Patrick Beach (1-Mathew Ryan 90'); 3-Alessandro Circati, 19-Harry Souttar, 25-Lucas Herrington; 5-Jordan Bos (15-Kai Trewin 45') Trewin 45'), 22-Jacson Irvine, 13-Aiden O'Neill (24-Okon-Engsler 90'), 16-Aziz Behich; 20-Cristian Volpato (10-Ajdin Hrustic 74'), 8-Connor Metcalfe (11-Awer Mabil 90'); 17-Nestory Irankunda (9-Mohamed Toure 74')

Pelatih: Tony Popovic

Mesir (4-4-2)
: 23-Mostafa Shobeir; 3-Mohamed Hany, 2-Yasser Ibrahim, 5-Rami Rabia, 15-Karim Hafez (7-Mahmoud Trezeguet 80'); 8-Emam Ashour, 14-Hamdi Fathy (4-Hossam Abdelmaguid 67'), 19-Marwan Attia (21-Mahmoud Saber 120'), 22-Omar Marmoush (9-Hamza Abdelkarim 105'); 10-Mohamed Salah, 11-M. Abdelraouf

Pelatih: Hossam Hassan

 

 

Sumber : https://pialadunia.tvrinews.com/read/pd_wgwkfetkmg/australia-1-1-2-4-mesir-the-pharaohs-ke-16-besar