PATI – Upaya memulihkan mata pencaharian pembudidaya ikan terdampak
banjir terus dipercepat Pemerintah Kabupaten Pati. Selasa (7/7), Plt.
Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyerahkan secara simbolis bantuan
benih ikan nila kepada pembudidaya di Desa Talun, Kecamatan Kayen.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan sektor perikanan
budidaya sekaligus bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang
terdampak bencana.
Chandra menjelaskan bahwa penanganan dampak bencana di Kabupaten
Pati tidak dilakukan secara sendiri, melainkan terus dikoordinasikan
dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat
dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
"Penanganan dampak bencana di Kabupaten Pati akan terus kami
koordinasikan dengan pemerintah pusat agar bantuan dan pemulihan bagi
masyarakat dapat berjalan secara optimal," ujar Chandra.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Pati, Sriwati, menerangkan bahwa bantuan yang
disalurkan mencapai 166.470 ekor benih ikan nila. Seluruh benih tersebut
merupakan hasil produksi UPTD Balai Benih Budidaya Ikan (BBBI)
Kabupaten Pati sebagai dukungan percepatan pemulihan usaha perikanan
budidaya pascabanjir.
"Bantuan ini didistribusikan kepada pembudidaya ikan terdampak
banjir di lima desa, yakni Desa Talun, Desa Gabus, Desa Bulumanis Lor,
Desa Kembang di Kecamatan Dukuhseti, serta Desa Tegalombo di Kecamatan
Dukuhseti," jelas Sriwati.
Salah seorang pembudidaya ikan tambak asal Dukuhseti, Mahendra,
mengaku bantuan tersebut memberikan harapan baru bagi para pembudidaya
untuk kembali menjalankan usaha setelah mengalami kerugian akibat
banjir.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan benih ikan ini. Semoga usaha
budidaya kami bisa bangkit kembali, semakin maju, dan mampu meningkatkan
kesejahteraan masyarakat," ungkap Mahendra.
Penyaluran bantuan benih ikan nila ini diharapkan mampu mempercepat
pemulihan produktivitas tambak, menjaga keberlangsungan usaha para
pembudidaya, sekaligus memperkuat ketahanan sektor perikanan budidaya di
Kabupaten Pati setelah terdampak bencana.








