Cari Blog Ini

Senin, 27 Juli 2026

Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih, Mendiktisaintek Dorong Peran Perguruan Tinggi dalam Industri Semikonduktor

 

Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menghadiri Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih di Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Senin (27/7). 

Dikatakan Menteri Brian, peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan langkah awal dalam pengembangan ekosistem semikonduktor nasional. Menurut Mendiktisaintek peluncuran tersebut harus dilanjutkan dengan proses validasi, pilot project, hingga produksi massal agar menghasilkan produk yang benar-benar dapat dimanfaatkan.

Menteri Brian juga menyampaikan harapannya agar Indonesia mampu menghasilkan chip untuk berbagai produk strategis nasional, seperti e-paspor, e-KTP, dan e-SIM sebagai bagian dari penguatan kedaulatan teknologi nasional. Selain itu, Kemdiktisaintek telah menggelar pelatihan bagi sekitar 1.500 lulusan untuk mengenalkan dan mendorong mereka terlibat dalam bidang desain chip sebagai bagian dari penguatan talenta semikonduktor nasional.

Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan hasil kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan BUMN dalam membangun ekosistem semikonduktor nasional. Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Peruri melalui PT LAPI ITB telah mengembangkan purwarupa chip untuk paspor elektronik nasional yang saat ini telah tiba di Indonesia dan sedang menjalani tahap uji keandalan akhir. Selain ITB, Telkom University, Politeknik Negeri Batam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya turut berkontribusi dalam pengembangan ekosistem riset dan talenta semikonduktor nasional.

Hal ini Menteri Brian menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan teknologi strategis nasional melalui penguatan riset, inovasi, serta kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Menurut Menteri Brian, semikonduktor saat ini tidak hanya menjadi komponen elektronik, tetapi telah menjadi fondasi daya saing ekonomi, pertahanan, sekaligus kedaulatan teknologi suatu bangsa.

"Semikonduktor saat ini tidak hanya sekadar komponen elektronik, tetapi menjadi fondasi daya saing ekonomi, pertahanan, dan bahkan kedaulatan teknologi suatu bangsa," ujar Mendiktisaintek.

Menteri Brian juga meyakini Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di bidang teknologi tinggi apabila memperoleh akses terhadap teknologi dan berbagai peluang untuk berkembang.

"Sesungguhnya kualitas SDM kita bisa kita buktikan ketika akses teknologi, ketika peluang-peluang itu dibuka. Kami yakin akan banyak putra-putri terbaik kita yang bisa menekuni hal-hal yang mungkin sulit, mungkin berat. Tapi saya yakin, kalau kita perhatikan performa dan kapasitas putra-putri bangsa Indonesia, tidak kalah dengan orang-orang di luar negeri," kata Mendiktisaintek.

Direktur Utama Peruri, Teguh Arief Indratmoko mengatakan fasilitas Sandbox Desain Chip Merah Putih dirancang sebagai rumah kolaborasi bagi akademisi, industri, dan pemerintah. Dengan dukungan infrastruktur digital modern, fasilitas tersebut memungkinkan proses perancangan, simulasi, hingga validasi desain chip nasional dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi. Purwarupa chip paspor elektronik hasil kolaborasi Peruri dan ITB melalui PT LAPI ITB telah tiba di Indonesia pada pertengahan Juli dan sedang menjalani tahap uji keandalan akhir di laboratorium.

"Fasilitas Sandbox yang hadir di hadapan kita dirancang sebagai rumah kolaborasi bagi akademisi, industri, dan pemerintah. Dengan dukungan infrastruktur digital modern, fasilitas ini memungkinkan proses perancangan, simulasi, hingga validasi desain chip nasional dilakukan dengan jauh lebih cepat dan terintegrasi," ujar Direktur Utama Peruri, Teguh Arief Indratmoko.

Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara, Sigit Puji Santosa, menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem industri semikonduktor nasional difokuskan pada tiga bidang utama, yakni chip design, foundry, dan packaging. Menurut CTO Danantara, selain pengembangan teknologi, ekosistem tersebut juga memerlukan dukungan investasi, regulasi, serta kepastian pasar agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian terus menyiapkan roadmap, kebijakan iklim usaha, serta penguatan ekosistem industri semikonduktor nasional untuk mendukung pengembangan sektor elektronika, telematika, otomotif, pusat data kecerdasan artifisial (AI data center), hingga industri pertahanan.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan BUMN diharapkan semakin memperkuat pengembangan riset, talenta, dan inovasi semikonduktor nasional sebagai fondasi kemandirian teknologi Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan program Diktisaintek Berdampak yang mendorong pendidikan tinggi, sains, dan teknologi menghasilkan solusi nyata melalui riset yang relevan, penguatan talenta, serta kemitraan strategis dengan industri dan pemerintah.

 

 

Sumber : https://kemdiktisaintek.go.id/en/news/article/peluncuran-sandbox-desain-chip-merah-putih-mendiktisaintek-dorong-peran-perguruan-tinggi-dalam-industri-semikonduktor