PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra
mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan kedamaian Kabupaten
Pati sebagai modal penting bagi terciptanya iklim investasi yang
kondusif. Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Muchdor bin Alwi Alatas, Jalan KH
Ahmad Dahlan Pati, Senin malam (31/8/2026), dengan mengajak masyarakat
memperkuat persatuan dan semangat saling menjaga.
“Pati ini harus kita jaga bersama. Pati ini milik kita semua. Kalau Pati
ini aman dan nyaman, investasi yang masuk ke Kabupaten Pati akan
lancar,” kata Chandra.
Ia pun menyebut bahwa Kabupaten Pati tengah menghadapi banyak perhatian
dari berbagai daerah setelah dinamika yang terjadi dalam dua tahun
terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat
persatuan, bukan memperbesar perbedaan di tengah masyarakat.
“Penting kita mengetahui bahwa cinta tanah air itu lebih dari segalanya. Dengan satu kesatuan dan satu tujuan utama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan semata-mata
tugas aparat penegak hukum. Peran keluarga dan lingkungan sosial dinilai
penting untuk mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum. Ini adalah
tanggung jawab kita semua. Kita harus saling mengingatkan anak kita,
saudara kita, dan tetangga kita bahwa Pati harus kita jaga bersama,”
tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra mengungkapkan adanya potensi
investasi yang masuk ke Kabupaten Pati dengan nilai sementara lebih dari
Rp6 triliun. Pemerintah Kabupaten Pati juga menyiapkan forum bisnis
yang akan mempertemukan daerah dengan sejumlah calon investor.
“Dalam bisnis forum yang akan kami laksanakan, rencananya akan hadir
banyak investor yang akan masuk ke Pati. Angka kasar kami, investasi
yang sudah masuk ke Kabupaten Pati lebih dari Rp6 triliun,” ungkapnya.
Chandra menilai dukungan para kiai, ulama, habaib, tokoh agama, dan
masyarakat memiliki arti penting dalam menjaga suasana daerah tetap aman
dan damai. Ia berharap doa serta kebersamaan yang terbangun melalui
kegiatan keagamaan dapat menjadi kekuatan sosial bagi Kabupaten Pati.
Chandra juga menyampaikan bahwa Pati merupakan salah satu kabupaten
tertua di Jawa Tengah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan
momentum tersebut untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah serta
menjaga nama baik Pati di tingkat nasional.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Kapolresta Pati
bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pati, serta sejumlah alim ulama,
kiai, habaib, sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat,
serta para tokoh dan tamu undangan lainnya.





