PATI
– Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan usia 10–16 tahun
merupakan masa emas pembentukan atlet tenis berprestasi. Pesan itu
disampaikan saat membuka Turnamen Sirkuit Nasional Junior Tenis Lapangan
2026 di Lapangan Tenis Bakorwil Pati, Senin (24/8/2026). Turnamen
tersebut diikuti atlet junior dan wasit dari berbagai daerah di
Indonesia.
Chandra mengatakan mental juara tidak lahir secara instan. Menurutnya,
pengalaman bertanding harus terus diperbanyak sejak usia dini.
“Usia 10 sampai 16 tahun adalah waktu emas, dan mental juara itu terlahir dari banyaknya turnamen yang diikuti,” kata Chandra.
Ia menilai kompetisi junior perlu terus dikembangkan untuk memperkuat
pembinaan tenis nasional. Turnamen menjadi ruang penting untuk menemukan
dan mematangkan bibit atlet potensial, termasuk dari Kabupaten Pati.
“Bibit-bibit tenis nasional harus dipupuk. Dari para atlet junior inilah
nantinya lahir petenis andalan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi, Chandra mengingatkan bahwa turnamen juga
menjadi ruang membangun relasi antaratlet. Para peserta dapat saling
bertukar cerita dan pengalaman selama mengikuti kompetisi.
“Turnamen bukan hanya soal perlombaan. Ini juga ajang silaturahmi, berbagi cerita dan pengalaman,” ungkap Chandra.
Ia meminta seluruh atlet menjaga stamina selama pertandingan.
Sportivitas dan kekompakan antartim, menurutnya, juga harus menjadi
bagian penting dalam setiap pertandingan.
“Terus semangat, tingkatkan prestasi, jaga sportivitas, dan saling menjaga antartim,” pesannya.
Chandra juga mengingatkan panitia dan wasit agar memastikan seluruh
pertandingan berjalan sesuai aturan. Ia meminta penyelenggaraan
kompetisi dijaga dari hal-hal yang dapat mencederai sportivitas.
“Jangan sampai acara ini dinodai aturan yang tidak bagus. Buktikan bahwa
Pati cinta damai dan terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia,”
tegasnya.
Ke depan, penyelenggaraan turnamen tenis di Pati akan terus didorong.
Langkah tersebut diarahkan untuk menggali lebih banyak potensi atlet
tenis nasional, khususnya dari Kabupaten Pati.
Pembukaan turnamen selain dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra
juga diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Pati, Ketua Pelti Provinsi Jawa
Tengah, Ketua Pelti Kabupaten Pati, dan unsur Cabang Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Kabupaten Pati. Adapun peserta turnamen terdiri atas
atlet junior dan wasit.
Sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/chandra-dorong-lahirnya-bibit-juara-tenis




.gif)


