Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan mengundang para sineas Indonesia untuk berpartisipasi dalam Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perfilman nasional sekaligus mendorong lahirnya karya-karya sinema yang mengangkat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1950 melalui pendekatan sinema kontemporer.
Mengusung tema "Menyulam Ingatan, Merawat Kebangsaan: Menghidupkan Peristiwa Sejarah 1945–1950 dalam Sinema Kontemporer", program ini mengajak para sineas menghadirkan kembali narasi kepahlawanan yang tidak hanya akurat secara historis, tetapi juga relevan, inspiratif, dan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan bagi generasi masa kini.
Sayembara dibuka dalam dua kategori, yaitu Film Panjang dengan durasi minimal 75 menit dan Film Pendek berdurasi 15–30 menit. Program ini terbuka bagi rumah produksi, perusahaan perfilman, komunitas film, maupun sineas Indonesia yang memiliki gagasan orisinal berbasis riset narasi kepahlawanan dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Selain dukungan pendanaan, proposal terpilih akan memperoleh pendampingan dalam pengembangan skenario, konsultasi bersama sejarawan dan budayawan, serta pendampingan produksi oleh para profesional perfilman guna menghasilkan karya yang berkualitas secara artistik dan bertanggung jawab secara historis.
Pendaftaran dibuka pada 10 Juli hingga 10 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Seluruh proses pendaftaran serta pengunduhan Petunjuk Teknis dilakukan secara daring melalui https://filmkepahlawanan.id.
Mari menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kisah perjuangan bangsa melalui karya sinema yang menginspirasi, memperkuat ingatan kolektif, dan merawat semangat kebangsaan Indonesia.









