Semarang (Kemenag) --- Estafet Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional akan berlanjut ke Jakarta. Provinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2027, setelah Jawa Tengah sukses menggelar MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan kesiapan Jakarta menerima kafilah dari seluruh Indonesia. Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII juga akan menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama RI kepada Jakarta sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-XXXII,” ujar Rano Karno pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.
Rano mengapresiasi penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah yang berlangsung pada 11–20 September 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi Jakarta untuk mempersiapkan penyelenggaraan MTQ berikutnya.
“Setelah Semarang, estafet MTQ Nasional akan berlanjut ke Jakarta,” katanya.
Rano pun mengundang seluruh kafilah dan masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Jakarta pada 2027.
“Kami tunggu Bapak, Ibu, gubernur, bupati, wali kota, seluruh kafilah, serta para ulama dari berbagai penjuru Nusantara untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan MTQ Nasional XXXII tahun 2027 di Jakarta,” ujarnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan selamat kepada DKI Jakarta atas amanah menjadi tuan rumah.
“Selamat atas amanah sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-XXXII tahun 2027 kepada Provinsi DKI,” kata Taj Yasin.
Ia berharap Jakarta dapat melanjutkan sekaligus menyempurnakan penyelenggaraan MTQ Nasional. LPTQ Jawa Tengah, kata Taj Yasin, juga siap berbagi pengalaman penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.
“Kami LPTQ Provinsi Jawa Tengah siap mendukung dan dimintai pendapat atau masukan untuk MTQ ke-XXXII,” ujarnya.
Penetapan Jakarta sebagai tuan rumah menjadi bagian dari penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang. Acara tersebut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, para kepala daerah dan wakil kepala daerah, jajaran LPTQ, dewan hakim, serta kafilah dari berbagai provinsi.
Malam penutupan juga diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan juara serta pertunjukan kolosal Mutiara Tanah Jawa.
MTQ Nasional XXXI kemudian resmi menutup perjalanannya di Jawa Tengah. Tahun depan, panggung nasional Al-Qur’an itu akan berpindah ke Jakarta, bertepatan dengan momentum lima abad perjalanan kota tersebut








