Cari Blog Ini

Kamis, 03 September 2026

Menag Ajak Siswa Seminari di Labuan Bajo Doakan Korban Gempa Flores


Labuan Bajo (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak siswa Seminari Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St Yohanes Paulus II di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mendoakan warga terdampak gempa bumi Flores.

Ajakan itu disampaikan Menag saat mengunjungi sekolah calon pastor tersebut, Kamis (3/9/2026) sore. Nasaruddin tiba bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Fransiskus Kariyanto dan Uskup Labuan Bajo Mgr Maksimus Regus.

Hadir mendampingi, Plt Dirjen Bimas Katolik Adiyarto Sumarjono, Staf Khusus Menag Ismail Cawidu, Staf Khusus Menag Gugun Gumilar, dan Kepala Biro Umum Kemenag Aceng.

Nasaruddin kemudian mengajak para siswa untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak gempa Flores. Ia berharap para korban segera memperoleh kekuatan dan pengharapan baru dalam menghadapi masa pemulihan.

“Kita berdoa semoga saudara-saudara kita yang tertimpa musibah sesegera mungkin diberikan pengharapan baru. Kita ingatkan kepada mereka bahwa musibah itu ujian,” katanya.

Menurut Menag, setiap ujian perlu dihadapi dengan keteguhan dan keyakinan kepada Tuhan. Ia meminta para siswa tidak mudah kecewa ketika menghadapi persoalan hidup.

“Boleh jadi ini adalah musibah buat kita, tetapi di mata para malaikat, ini adalah baik buat kita. Jadikanlah cobaan ini sebagai anak tangga yang paling cepat mendekati Tuhan Yang Maha Pengasih,” tuturnya.

Di halaman seminari, Menag menyerahkan bantuan makanan secara simbolis berupa dua kardus biskuit kepada perwakilan siswa. Dalam sambutannya, Nasaruddin mendoakan agar para siswa kelak menjadi pribadi yang dicintai Tuhan sekaligus bermanfaat bagi umat.

“Saya berdoa agar kalian di sini bukan hanya disayang oleh Tuhan, tetapi juga disayang oleh umat. Jadilah bermanfaat untuk umat,” pesan Nasaruddin.

Menag berharap para siswa dapat tumbuh sebagai teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan di seminari tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter dan semangat pelayanan.

“Jadilah teladan di dalam masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong prestasi akademik dan nonakademik, Nasaruddin menekankan pentingnya karakter sebagai bekal utama para siswa dalam menjalani panggilan pelayanan.

“Prestasi itu ditunjukkan bukan saja dengan nilai rapor kita yang sangat tinggi, tetapi karakter kita pun juga harus mendapatkan rapor yang sangat tinggi,” imbuhnya.


 Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-ajak-siswa-seminari-di-labuan-bajo-doakan-korban-gempa-flores-NijnW