BSSN.go.id — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik) menerima kunjungan kerja dari Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) beserta jajaran ke fasilitas Pusat Data BSSN pada Jumat (2/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional ANRI Wiwi Diana Sari, Kepala Pusdatik BSSN Taufik Arianto, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Jasa Teknis Kearsipan ANRI Suminarsih, serta Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN Akbar Hutasuhut.
Kunjungan kerja ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam menghadirkan pengelolaan Layanan Kearsipan Nasional yang aman, terpadu, dan terintegrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusdatik BSSN Taufik Arianto memaparkan pola pengelolaan Pusat Data BSSN serta rencana pengembangannya sebagai Arsitektur Pusat Data Tertentu. Pusdatik BSSN mengimplementasikan pendekatan Defense in Depth guna meminimalkan celah keamanan melalui perlindungan berlapis di seluruh spektrum pengelolaan layanan digital.
Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional ANRI Wiwi Diana Sari menegaskan bahwa pertemuan bersama Pusdatik BSSN menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan pusat data serta mendukung efektivitas pengembangan Sistem Informasi Kearsipan Nasional.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN Akbar Hutasuhut menyampaikan bahwa tata kelola keamanan merupakan fondasi penting dan krusial dalam keberlangsungan pengelolaan pusat data pemerintah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan (site visit) oleh tim ANRI ke fasilitas Pusat Data BSSN. Melalui kolaborasi ini, BSSN dan ANRI berkomitmen memperkuat ekosistem keamanan siber dan sandi nasional untuk mewujudkan pengelolaan arsip negara yang aman, andal, dan tepercaya.








