Senin, 20 Maret 2017

Dikembangkan Mesin Pemanas Air Ramah Lingkungan Inovasi Siswa SMA1 Blora

BLORA- Siswa SMA1 Blora tidak kenal lelah membuat karya inovatif yang bisa digunakan masyarakat. Kali ini dengan membuat alat yang diberi nama Mandi Matahari. Adalah Dita Ambar Kartika, Rexy Mahendra R, dan Saifin Nuha, tiga serangkai yang membuat karya inovatif tersebut. ‘’Mandi Matahari sebenarnya merupakan alat pemanas air tenaga matahari,’’ kata Dita Ambar Kartika kepada Suara Merdeka saat menguji coba alat tersebut di halaman SMA 1 Blora, Sabtu (18/3).
Didampingi dua rekannya, siswa kelas XI IPA ini menjelaskan alat yang dibuatnya terdiri atas dua solar cell yang akan menghasilkan listrik dan disimpan oleh accu. Listrik itu hanya digunakan untuk menggerakkan pompa submersible yang dipasang pada bak mandi dan bak air yang sudah hangat. Dalam alat prototipe yang dibuat oleh ketiganya, dibuat dua ember yang dimasukkan dalam kotak dan di atasnya ada dua solar sell. Sementara bagian luar tepasang sekitar 100 botol air mineral bekas yang masuk dalam pipa paralon.
Menurut Dita Ambar, air hangat bukan berasal dari panel tenaga surya, melainkan dari air yang ada dalam paralon yang di atasnya ada botol air mineral bekas 100 botol, juga kaca di atasnya sebagai penutup. ‘’Rumah kaca memanasi air yang ada dalam pipa dan botol air mineral itu. Karena sinar matahari itulah air menjadi panas dan langsung bisa digunakan untuk mandi,’’tuturnya.
Biasanya pada suhu 34 derajat celsius sudah bisa digunakan untuk mandi, karena air sudah hangat. Dengan alat ini, akan memudahkan keluarga yang biasa mandi air hangat, karena tidak perlu menggunakan listrik atau LPG seperti yang ada selama ini. ‘’Teknologi ini benar-benar ramah lingkungan, pemasangannya juga mudah, tidak perlu di atas genteng,’’terangnya.
Mampu Berkreasi
Sementara itu, Safin Nuha menambahkan dirinya lebih fokus ke kelistrikan. Dia mengatakan, listrik yang ada dengan solar cell bukan untuk memanasi air. Itu hanya berfungsi untuk menggerakkan pompa submersible DC. ‘’Ada dua pompa, yang pertama untuk menaikkan air yang akan masuk ke pipa dan pompa dua bekerja untuk mengalirkan air hangat yang siap digunakan. ‘’Saat diuji coba, banyak masyarakat yang mencoba dan mereka sangat senang,’’ujarnya.
Hasil karya itu, menurut guru pembimbing Sri Susilaningsih, dibuat sebagai proposal dalam ajang Krenova Tingkat Jawa Tengah oleh tim Krenova SMA1 Blora. ‘’Apa pun hasilnya, di Krenova yang terpenting siswa mampu berkreasi dan memberikan hasil karya yang mampu dinikmati masyarakat,’’katanya. Kepala SMA 1 Blora Slamet Joko Waluyo mendukung apa yang dilakukan siswa dalam berkreasi dan mencoba menciptakan inovasi dalam bidang teknologi terapan. ‘’Sekolah selalu memberikan dukungan penuh,’’ ungkapnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/dikembangkan-mesin-pemanas-air-ramah-lingkungan/