Kamis, 16 Maret 2017

Randublatung-Doplang Terancam Putus

BLORA- Longsor yang terjadi di bahu jalan sekitar Jembatan Karangmojo Desa Randulawang, Kecamatan Jati, mengakibatkan cor beton yang ada di atasnya terancam ambrol.
Pasalnya, longsoran tanah sudah sampai di bawah jalan cor tersebut.Pantuan Suara Merdeka di lokasi terlihat jelas, kalau longsorterjadi cukup panjang, yakni sekitar 10 meter, sementara lebarnya berkisar 50 cm.
Kalau dilihat dari bawah terlihat jelas, ada beberapa cor yang sudah tidak ditopang tanah. Puluhan patok dari bambu telah dipasang untuk mencegah agar longsor tidak merembet ke mana-mana. Meskin demikian hal itu tetap membahayakan dan berpotensi mengalami longsor lagi.
Penanganan Darurat
Bahu jalan tersebut merupakan jalan provinsi ruas Cepu- Wirosari yang masuk di Kabupaten Blora, atau ruas Singget- Cepu. Pembangunan jalan cor itu dilakukan sekitar tahun 2015. Kalau tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan ambrol, sehingga mengakibatkan terendatnya lalu di jalur selatan tersebut.
Sumarlan, warga Desa Doplang mengaku, kalau bahu jalan yang longsor sudah lama, sehingga sekarang diberi penahan sementara dari bambu. Tetapi jika melihat hujan yang turun terus dengan deras, bisa membuat longsoran akan kembali terjadi.
”Kalau tidak diperbaiki permanen kemungkinan jalan cor bisa ambles dan hanya bisa dilewati sebagian jalan saja,” ungkapnya. Ketika dikonfirmasi terkait longsoran tersebut, Kepala Balai Pelasana Teknis (BPT) Mina Marga Wilayah Purwodadi Barkah Widhiharsono mengatakan pihaknya sudah mendengar hal itu.
Penanganan darurat sudah dilaksanakan dengan memasang patok dari bambu. ”Sudah kami tanggani secara darurat terlebih dahulu, sambil diusulkan penanganan khusus dari dinas,” kata Barkah.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/randublatung-doplang-terancam-putus/