PATI- Meskipun proses lelang terbuka untuk jabatan
pimpinan tinggi pratama atau setingkat kepala dinas sudah dilakukan
namun hingga saat ini pengumuman pengisinya belum juga dilakukan.
Dengan
demikian pelantikannya pun belum juga dilakukan. Terkait hal tersebut,
Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Suharyono mengatakan, dari hasil proses seleksi terbuka pada Desember
2017 lalu pihaknya sebenarnya telah mengumumkan tiga nama untuk setiap
formasi kekosongan.
Total ada lima formasi yang telah dilelangkan
secara terbuka. Hanya saja untuk keputusannya diakuinya harus menunggu
pertimbangan dari Bupati dan persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara
(KASN).
Karena nantinya dari tiga nama yang diserahkan itu akan
dipilih bupati salah satu di antaranya untuk pengisi jabatan tersebut.
’’Untuk pelantikannya kami merencanakan pada Maret mendatang.
Karena
sesuai undang-undang bupati berhak melantik aparatur sipil negara (ASN)
di lingkungan pemkab enam bulan sebelum dan sesudah bupati dilantik
untuk resmi menjabat. ’’Karena pelantikan Bupati Pati pada 22 Agustus
2017, enam bulan ke depan jatuh pada 22 Februari. Jadi pelantikan bisa
dilakukan Maret atau April,’’ terang Suharyono yang juga Sekretaris
Daerah.
Seperti diketahui hingga saat ini masih ada sejumlah
posisi jabatan tinggi yang mengalami kekosongan dan diisi Plt. Dari
posisi kosong tersebut sudah dilakukan seleksi terbuka dan menghasilkan
tiga nama yang berpeluang mengisi jabatan tersebut.
Di antaranya
jabatan itu seperti posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo),
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda), dan Kepala
Satpol PP Pati.
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/30748/Pelantikan-Kepala-Dinas-Ditargetkan-Maret



.jpg)
