Cari Blog Ini

Rabu, 31 Januari 2018

Embung untuk Pertanian Mendesak

PATI, - Pembangunan embung atau tata kelola perairan dinilai mendesak, terutama untuk areal persawahan tadah hujan. ‘’Bagaimana pun sumber pertanian itu ada pada sistem perairan. Baik embung mau pun irigasi. Kalau sumber tidak ada kan tentu menjadi kendala,‘’ kata Kepala Dinas Pertanian, Mochtar Effendy.
Pihaknya saat ini tengah berupaya mendorong agar pembuatan embung dapat dimaksimalkan. Daerah yang memiliki kelayakan secara teknis didorong membangun embung, sehingga saat kemarau embung tersebut dapat dimaksimalkan. ‘’Jangan sampai kalau saat kemarau malah ternyata kering,’’ katanya.
Pemkab Pati telah berupaya memintakan pusat agar dibuatkan embung di tempat yang membutuhkan. Seperti areal sawah tadah hujan dan sumber airnya yang kurang di daerah Pati Selatan. ‘’Tahun ini sendiri adarencana pembuatan dua embung,’’ tambahnya.
Bantuan Traktor
Untuk bantuan alat pertanian, pihaknya mengaku sekarang ini sudah cukup baik. Hampir seluruh desa sekarang ini sudah dibantu alat pertanian. Meski begitu pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan. ‘’Kami lakukan maping agar jangan sampai terjadi tumpang tindih atau dobel. Kami data siapa saja yang mendapatkan alat pertanian dan jenisnya, sehingga bantuan tersebut dapat dimaksimalkan dengan baik,’’ katanya.
Baru-baru ini petani juga diberikan bantuan alat pertanian. Sedikitnya 120 alat pertanian diserahkan untuk 120 kelompok tani , 51 di antaranya traktor roda dua, 10 traktor roda empat, 51 pompa air, dan delapan tranplanter.


Sumber Berita :  http://www.suaramerdeka.com/news/detail/14432/Embung-untuk-Pertanian-Mendesak