Cari Blog Ini

Rabu, 31 Januari 2018

Pemdes Tetap Akan Operasikan Embung Tegaldowo

REMBANG, -  Meski pun menimbulkan polemik, Embung Desa Tegaldowo dipastikan akan tetap dioperasikan oleh pemerintah desa setempat. Hingga, Selasa (30/1) kemarin, proses pengurasan embung bantuan PT Semen Indonesia itu masih dilakukan warga setempat.
Kades Tegaldowo, Suntono, saat dikonfirmasi menyatakan, pengurasan air terpaksa dilakukan lantaran adanya kekhawatiran salah seorang keluarga korban tewas melakukan aksi nekat menceburkan diri di embung. Selain itu, kata Kades, pengurasan air juga untuk mengambil ikan di dalamnya agar saat kembali diisi air tidak ada lagi aktivitas memancing, sehingga embung untuk pengairan sawah itu tidak lagi memakan korban jiwa.
Menurut Suntono, pihak desa akan melakukan sejumlah evaluasi setelah insiden ini. Evaluasi meliputi perombakan pagar pembatas serta keberadaan penjaga embung sepanjang 24 jam lamanya. ‘’Setelah air habis dikuras, ikan diambil. Kemudian kami akan memasang pagar lebih tinggi, serta menempatkan penjaga di sana dengan sistem bergantian selama 24 jam. Setelah itu, embung akan kami isi air kembali,’’ terang Suntono.
Membantu Petani
Dia menyebut, terkait anggaran perombakan pagar dan pengadaan pekerja penjaga embung tidak akan menggunakan dana dari desa. Pihaknya akan mengandalkan bantuan berbagai perusahaan yang banyak beroperasi di Tegaldowo.
Suntono menambahkan, keberadaan embung selama ini efektif membantu pengairan lahan pertanian di sekitarnya. Petani umumnya menggunakan mesin diesel untuk menyedot air yang dialirkan ke sawah. ‘’Dengan kapasitas yang ada, air di embung bisa mengairi lahan pertanian hinghga 25 hekatre,’’ ujarnya.
Kapolsek Gunem, AKP Jarot menyatakan, setelah dilakukan pengurasan sejak Senin, ke dalam air embung pada Selasa sore hanya tersisa sekitar 2 meter. Secara keseluruhan kondisi masyarakat di sana aman dan kondusif.


Sumber Berita :  http://www.suaramerdeka.com/news/detail/14437/Pemdes-Tetap-Akan-Operasikan-Embung-Tegaldowo