Usai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan meninjau posko pengungsian korban banjir di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/01/2026).
Kunjungan tersebut untuk memastikan para pengungsi memperoleh penanganan optimal serta terpenuhi segala kebutuhan dasarnya secara memadai selama masa pengungsian.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pascabencana dilaksanakan secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat, khususnya kelompok rentan yang terdampak paling berat.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 26 Januari 2026, bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan 101 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka, serta berdampak pada hampir 292 ribu jiwa. Sebanyak 216 gampong (kelurahan) di 12 kecamatan terdampak, dengan lebih dari 6.000 warga hingga saat ini masih mengungsi di 58 titik pengungsian.
Dalam kunjungannya, Wapres meninjau langsung kondisi para pengungsi yang telah menempati posko pengungsian selama lebih dari dua bulan. Pada kesempatan tersebut, Wapres menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) agar seluruh warga terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Salah seorang pengungsi, Sri Utami (38), warga Desa Bundar, mengungkapkan bahwa hingga kini ia belum memiliki tempat tinggal setelah rumahnya roboh diterjang banjir dan tertimbun lumpur setinggi pinggang.
“Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan huntara sesegera mungkin, sebelum bulan Ramadan,” harapnya.
Selain meninjau lokasi pengungsian, Wapres juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta mainan untuk anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus membantu memulihkan semangat anak-anak terdampak bencana. Penyerahan bantuan ini turut didampingi oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, bersama perwakilan 100 Musisi dan Pekerja Seni Heal Sumatra, termasuk Tompi.
Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan ini antara lain Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala BNPB Suharyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Z.A.





