Makassar – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan RI sebagai pembicara pada kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu (22/2/2026).
Salah satu maksud dan tujuan dari Ramadan Leadership Camp yaitu memperkuat pemahaman ASN terhadap kebijakan nasional, wawasan kebangsaan, serta program prioritas pembangunan daerah.
Berkaitan dengan hal tersebut, Wamenhan turut menyampaikan paparannya yang berjudul “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”. Dalam kesempatan itu Wamenhan menegaskan pentingnya penguatan pertahanan negara dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika global, di mana bangsa yang lemah cenderung menjadi sasaran bangsa yang kuat.
Wamenhan juga menekankan bahwa kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada modernisasi alutsista melalui “Perisai Trisula Nusantara”, tetapi berakar pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa kolonialisme hingga kemerdekaan. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama dengan menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti, yang didukung secara total oleh warga negara sebagai komponen cadangan dan pendukung
Lebih lanjut, Wamenhan menyoroti berbagai ancaman nirmiliter yang kian kompleks, mulai dari degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa. Menghadapi hal ini, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai sangat strategis sebagai perekat persatuan bangsa dan pelaksana kebijakan publik yang mampu menangkal infiltrasi ideologi asing maupun konflik sosial. Fokus pertahanan ke depan diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan ancaman teknologi dan memastikan keselamatan umum di seluruh wilayah Indonesia.
Turut hadir mendampingi Wamenhan dalam kegiatan tersebut yaitu Deputi Geopolitik DPN & Sesditjen Pothan Kemhan.



