Cari Blog Ini

Rabu, 20 Mei 2026

Kemenko Perekonomian Gelar Forum Nasional "Indonesia Digital Leap": Akselerasi Ekosistem Data Center, AI & Keamanan Siber untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%

 


Infrastruktur digital kini menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi modern. Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, pengembangan ekosistem data center, AI, dan keamanan siber perlu dipercepat melalui kolaborasi erat antara regulator, pelaku industri, dan asosiasi teknologi digital nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Forum Nasional bertajuk "Indonesia Digital Leap: Akselerasi Ekosistem Data Center, AI & Keamanan Siber untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Jakarta, Rabu (20/05). Forum eksklusif ini menghadirkan lebih dari 150 peserta terpilih dari kalangan pemimpin industri, regulator, dan pembuat kebijakan untuk membahas percepatan ekosistem infrastruktur digital sebagai fondasi mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Infrastruktur digital yang tangguh data center, AI, dan keamanan siber, adalah fondasi yang akan menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon.

Lebih lanjut, Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi telah menempatkan infrastruktur digital data center, AI, dan keamanan siber, sebagai pilar fundamental untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Sebagai respons atas kebutuhan percepatan implementasi kebijakan tersebut, forum ini diselenggarakan untuk mendorong koordinasi aktif antara Pemerintah, pemimpin industri, dan asosiasi, sekaligus menyebarluaskan kebijakan nasional, peta jalan regulasi, dan prioritas investasi di bidang data center, adopsi AI, dan keamanan siber guna menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Forum Nasional ini sekaligus menandai soft launching resmi dari DTI Series 2026 (Digital Transformation Indonesia Conference & Expo) dan Cyber Resilience & Defense Conference & Expo (CRD-CX) 2026 yang akan diselenggarakan pada 5-6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

“Dalam pengembangan digital, kita sangat membutuhkan arahan dan pembinaan dari BSSN agar aspek keamanan siber benar-benar mampu membangun kepercayaan semua pihak. Dari cyber security ini kita tidak hanya mendapatkan keamanan dan kepercayaan, tetapi juga manfaat ekonomi melalui tumbuhnya startup dan SDM digital yang dapat bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkas Deputi Ali.

Perlu diketahui, DTI Series 2026 merupakan platform bisnis B2B terbesar di Indonesia yang akan menghadirkan 450+ solusi teknologi dari 199+ perusahaan, 133+ sesi konferensi dengan 3260+ pembicara, dan 13.000+ pengunjung dari berbagai industri. Acara ini terdiri dari empat sub-event yang berlokasi bersama: DTI-CX (Digital Transformation Indonesia Conference & Expo), DCTI-CX (Data Center Tech Indonesia), DTI-HR (Human Resource Transformation), dan Cyber Resilience & Defense (CRD-CX).

Keempat platform tersebut akan menghadirkan solusi teknologi terkini, diskusi strategis tentang transformasi digital, keamanan siber, infrastruktur data center, dan transformasi SDM, serta memfasilitasi business matching antara penyedia teknologi dan pengambil keputusan enterprise.

Turut hadir dalam forum tersebut di antaranya Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Rachmad Wibowo, Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Bondan Widiawan, Sekretaris Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital I Nyoman Adhiarna, Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Aju Widya Sari, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN Berty Beatus Willem Sumakud, Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Layanan Digital dan Keamanan Siber Otoritas Jasa KeuanganOJK Gonthor R. Aziz, President Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial/KORIKA Hammam Riza, Ketua Umum Asosiasi Cloud & Hosting Indonesia/ACHI, Chief Executive Officer & Founder PT Qwords Company International Rendy Maulana Akbar, Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno, Board of Company Indonesia Data Center Provider IDPRO Agus Hartono Wijaya, Deputi Head of Membership and Strategic Partnership PMSM Indonesia Naomi Joseph, Global Business Development Director HANSO Expo Group Tina Yin, serta perwakilan kedutaan besar dan misi diplomati negara-negara sahabat.

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6942/kemenko-perekonomian-gelar-forum-nasional-indonesia-digital-leap-akselerasi-ekosistem-data-center-ai-keamanan-siber-untuk-pertumbuhan-ekonomi-8