PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi kontribusi
nyata LAZISNU PCNU Kabupaten Pati dalam menangani persoalan sosial dan
memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana masyarakat
yang transparan dan akuntabel. Apresiasi tersebut disampaikan dalam
Laporan Semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati di Ruang Pragolo,
Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).
Chandra mengatakan, sinergi LAZISNU dengan Pemerintah Kabupaten Pati
telah melahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah
satunya pembangunan klinik kesehatan di Kecamatan Winong yang diwujudkan
melalui Gerakan Koin NU.
“Pemkab Pati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran
pengurus LAZISNU yang terus bergandengan tangan dengan pemerintah untuk
mengatasi masalah-masalah sosial di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Menurutnya, laporan semesteran menjadi bagian penting dalam memastikan
pengelolaan dana masyarakat berjalan secara transparan dan dapat
dipertanggungjawabkan. Ia menilai keterbukaan tersebut perlu terus
dijaga untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.
“Transparansi pengelolaan dana melalui laporan semesteran ini adalah bukti akuntabilitas yang sangat baik,” katanya.
Chandra juga menyoroti program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan
kambing bergulir. Program tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat
kurang mampu agar memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.
“Prinsipnya kita harus memberikan kail, bukan sekadar ikan. Program
bantuan kambing bergulir ini melatih tanggung jawab dan kemandirian
ekonomi umat,” tegasnya.
Di sisi lain, Chandra menyampaikan komitmen Pemkab Pati untuk terus
mengoptimalkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan hingga beberapa
tahun ke depan. Pemerintah daerah juga mengajak LAZISNU dan seluruh
elemen masyarakat memperkuat gerakan penghijauan, terutama di kawasan
Pegunungan Kendeng.
“Papan bunga ucapan hanya bertahan seminggu dan menjadi sampah.
Sementara bibit tanaman seperti mangga jauh lebih ekonomis dan
memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat,”
ungkap Chandra.
Ia menambahkan, Pemkab Pati telah mengawali langkah tersebut dengan
mengimbau penggunaan bibit tanaman produktif sebagai pengganti karangan
bunga dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.
Chandra juga mendorong adanya ruang dialog nonformal antara pemerintah
daerah dan keluarga besar NU. Menurutnya, forum tersebut penting untuk
membedah berbagai persoalan daerah secara lebih mendalam sekaligus
mencari solusi bersama.
“Masalah sosial di Pati memang kompleks. Namun, dengan kebersamaan,
gotong royong, dan sinergitas antara pemerintah, LAZISNU, serta keluarga
besar NU, insyaallah semua bisa kita selesaikan demi mewujudkan Pati
yang lebih maju dan bersinar,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pati, badan
otonom, lembaga, mitra perbankan, serta instansi vertikal. Mereka
mengikuti penyampaian laporan semester 1 LAZISNU sekaligus penguatan
sinergi dalam penanganan persoalan sosial dan pemberdayaan masyarakat di
Kabupaten Pati.
Sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/chandra-apresiasi-kontribusi-nyata-lazisnu-pcnu







