Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, mengungkapkan kegiatan
ini sebagai salah satu persoalan menghadapi pemilihan gubernur Jawa
Tengah mendatang. Melalui latihan bersama ini aparat TNI-Polri dapat
menjalin sinergitas satu sama lain.
“Ini sebagai wujud memperkokoh solidaritas antara TNI dan Polri.
Menghadapi Pilgub mendatang, kapolsek dan danramil merupakan ujung
tombak pengamanan bersama personel lainnya,” ujarnya.Dalam kegiatan tgersebut, satu kelompok terdiri dari danramil dan kapolsek yang telah diacak. Hal ini dimaksudkan agar ketika pelaksanaan Pilgub, personel sudah siap dengan persiapan yang lebih awal. Kekompakan antara TNI-Polri juga terasah. “Dengan berbaurnya TNI-Polri dalam satu kelompok, mereka akan terbiasa bekerjasama mengatur strategi,” imbuhnya.
Latihan menembak ini merupakan kegiatan program yang secara rutin dilaksanakan tiap tahun. Tujuannya untuk memelihara dan mengasah kemampuan personel dalam hal menembak menggunakan senjata api dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Sementara itu Dandim 0719/Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan dan keguyuban aparat. Bahwa tidak ada perbedaan antara TNI-Polri. Bahkan dalam hal menembak, keduanya menunjukkan kemampuan yang tidak jauh beda. Menurutnya secara umum peserta memiliki kemampuan menembak yang baik. Tinggal bagaimana menjaga kemapuan tersebut agar tetap terjaga dan ditingkatkan.
“Walaupun berbeda tugas dan fungsinya, sejatinya kami sama-sama memiliki peran menjaga suasana Jepara tetap kondusif. Hubungan baik yang telah terjalin selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Karena pada hakekatnya kita mempunyai tujuan yang sama untuk menjaga keamanan NKRI," tuturnya.
Sumber Berita : https://www.jawapos.com/radarkudus/read/2018/01/30/44841/jalin-kekompakan-tni-polri-adu-skill-tembak



.jpg)

