Lahan seluas 11.700 meter persegi itu masih ditutup seng setinggi
hampir dua meter. Tujuannya, tidak ada warga yang seenaknya menggunakan
lahan tersebut. Mengingat belum ada keputusan apapun dari PT KAI selaku
pemilik lahan.
Asisten Bagian Aset Stasiun Kudus PT KAI Masud mengungkapkan,
penutupan lahan dengan seng tersebut dalam rangka penyelamatan aset.
Pihaknya tak ingin ada kerusakan atau kehilangan aset milik PT. KAI.
”Sengaja ditutup total agar masyarakat umum tidak bisa keluar masuk
seenaknya. Sebab, sebagai bagian aset kami bertanggung jawab atas semua
aset yang berada di sini,” ujarnya.
Selain itu, ditutupnya eks Stasiun Kudus juga untuk mencegah adanya
bangunan liar. Seperti bangunan semi permanen yang digunakan masyarakat
untuk berjualan. ”Dulu, sebelum ditutup ada beberapa warga yang membuka
warung di lahan tersebut. Itu tanpa izin dan memang tidak diperbolehkan
dari PT KAI pusat,” ungkapnya.Sejak disterilkan, lanjut Masud, eks Stasiun Kudus rencananya akan disewakan kepada investor. Pihaknya juga sudah memasang pengumuman di beberapa titik. Namun sampai sekarang belum ada investor yang tertarik. ”Dulu kami pasang pengumuman yang kami tempel di beberapa titik. Mungkin sekarang sudah hilang,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, segera ada investor yang tertarik menyewa lahan yang berada di pertemuan antara Jalan Johar dan Jalan Letkol Tit Sudono itu. Terkait kabar akan dibangunnya swalayan di sana, dia justru tidak mengetahuinya. ”Sejauh ini belum ada investor yang masuk. Kami juga belum dapat kabar apapun terkait hal itu (rencana dibuat swalayan) dari pusat,” tegasnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin, di lokasi yang disterilkan tersebut masih terdapat beberapa barang yang digunakan untuk berjualan. Ada beberapa tikar yang diikat rapi, papan menu, hingga puluhan mangkuk yang ditumpuk di dalam ember.
Kondisi eks Stasiun Kudus kini jauh dari kesan kemegahan yang dulu pernah melekat pada bangunan tersebut. Daun-daun kering menutup hampir seluruh permukaan dasar. Rerumputan kian meninggi. Hanya ada tiga domba dan seekor kucing yang berada di dalam bangunan tersebut.
Sumber Berita : https://www.jawapos.com/radarkudus/read/2018/05/08/71591/eks-pasar-wergu-tak-dilirik-investor-mengapa



