Cari Blog Ini

Selasa, 08 Mei 2018

Sampel Hasil Peternakan Diperiksa Antisipasi Pencemaran

KUDUS - Tim Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus dan Tim Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Pati, mengambil sampel daging, telur dan produk hasil pertanian di Pasar Jetak, Piji dan Baru, Senin (7/5).
Sampel akan diuji di laboratorium untuk memastikan tidak tercemar logam berat atau tercampur daging celeng. Kasi Produksi dan Kesehatan Ternak, Sidi Pramono menyebut, pengecekan diintensifkan mengantisipasi lonjakan permintaan saat Bulan Puasa.
Hasil laboratorium diketahui sepekan mendatang. ‘’Jangan sampai daging, telur maupun produk hasil peternakan kualitasnya tidak baik,’’ katanya saat ditemui di lokasi.
Sebelumnya, tim memantau kondisi ternak di berbagai lokasi. Penyakit untuk unggas yang perlu diwaspadai penyakit Avian Influenza (AI).
Adapun sapi, kerbau dan kambing, perlu dicermati penyakit cacing dan kembung. Khusus untuk sapi, kerbau dan kambing, saat diketahui terjangkit penyakit langsung diobati. Bila tidak, cukup diberi vitamin saja.
Kegiatan seperti itu sudah dilakukan di Kecamatan Mejobo, Jekulo, Gebog dan Undaan. ‘’Ternak besar seperti sapi, kerbau dan kambing sudah ratusan ekor yang dicek kesehatannya,’’ paparnya.
Rutin
Petugas Laboratorium Kesmavet, Retno, menargetkan dapat mengambil 100 sampel. Sesuai prosedur, sampel daging sapi dan ayam seberat 250 gram, susu segar sekitar 500 mililiter dan setengah kilogram telur. Sampel dibeli petugas sesuai harga pasaran saat itu.
‘’Hasil laboratorium untuk mengecek salmonela dan ecolli dapat diketahui setelah tujuh hari,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Kadinas Pertanian dan Pangan, Catur Sulistyanto melalui Kabid Peternakan, Sa’diyah menyatakan, pantauan kesehatan sudah menjadi agenda rutin.
Dia memastikan, selain stok mencukupi, kondisi hewan ternak juga terjaga. ‘’Stok maupun potensi penyebaran penyakit masih terkendali,’’ ujarnya. 


Sumber Berita : https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/83297/sampel-hasil-peternakan-diperiksa