KUDUS - Tim Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian
dan Pangan Kabupaten Kudus dan Tim Laboratorium Kesehatan Masyarakat
Veteriner (Kesmavet) Pati, mengambil sampel daging, telur dan produk
hasil pertanian di Pasar Jetak, Piji dan Baru, Senin (7/5).
Sampel akan diuji di laboratorium untuk memastikan tidak tercemar
logam berat atau tercampur daging celeng. Kasi Produksi dan Kesehatan
Ternak, Sidi Pramono menyebut, pengecekan diintensifkan mengantisipasi
lonjakan permintaan saat Bulan Puasa.
Hasil laboratorium diketahui sepekan mendatang. ‘’Jangan sampai
daging, telur maupun produk hasil peternakan kualitasnya tidak baik,’’
katanya saat ditemui di lokasi.
Sebelumnya, tim memantau kondisi ternak di berbagai lokasi. Penyakit
untuk unggas yang perlu diwaspadai penyakit Avian Influenza (AI).
Adapun sapi, kerbau dan kambing, perlu dicermati penyakit cacing dan
kembung. Khusus untuk sapi, kerbau dan kambing, saat diketahui
terjangkit penyakit langsung diobati. Bila tidak, cukup diberi vitamin
saja.
Kegiatan seperti itu sudah dilakukan di Kecamatan Mejobo, Jekulo,
Gebog dan Undaan. ‘’Ternak besar seperti sapi, kerbau dan kambing sudah
ratusan ekor yang dicek kesehatannya,’’ paparnya.
Rutin
Petugas Laboratorium Kesmavet, Retno, menargetkan dapat mengambil 100
sampel. Sesuai prosedur, sampel daging sapi dan ayam seberat 250 gram,
susu segar sekitar 500 mililiter dan setengah kilogram telur. Sampel
dibeli petugas sesuai harga pasaran saat itu.
‘’Hasil laboratorium untuk mengecek salmonela dan ecolli dapat
diketahui setelah tujuh hari,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Kadinas Pertanian
dan Pangan, Catur Sulistyanto melalui Kabid Peternakan, Sa’diyah
menyatakan, pantauan kesehatan sudah menjadi agenda rutin.
Dia memastikan, selain stok mencukupi, kondisi hewan ternak juga
terjaga. ‘’Stok maupun potensi penyebaran penyakit masih terkendali,’’
ujarnya.
Sumber Berita : https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/83297/sampel-hasil-peternakan-diperiksa



