Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melibatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam penyelenggaraan seminar internasional dalam rangka Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Seminar ini dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026 di Hotel Sari Pacific, Jakarta.
Keterlibatan UIN Jakarta dibahas dalam audiensi Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal. Menag menekankan pentingnya melibatkan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan kegiatan internasional Kementerian Agama. Menurutnya, pembagian peran sesuai kapasitas masing-masing lembaga dapat membuat pelaksanaan kegiatan lebih efektif.
“Kita punya perguruan tinggi, sehingga kegiatan-kegiatan tertentu bisa dilimpahkan kepada mereka sesuai dengan kapasitasnya. Misalnya, kalau kegiatan dilaksanakan di Jakarta, kita bisa melibatkan perguruan tinggi yang berada di Jakarta,” jelas Menag, Jumat (23/10/2026).
Menag juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan internasional perlu mengacu pada kesepakatan yang telah dibangun oleh negara-negara anggota. Dengan demikian, koordinasi dan pembagian peran dalam kegiatan dapat berjalan sesuai ketentuan yang disepakati.
“Untuk kegiatan MABIMS ini, negara yang terlibat adalah Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Selain itu, ada negara-negara peninjau, yaitu Timor-Leste, Thailand, Filipina, dan Myanmar,” tuturnya.
Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Agama kepada UIN Jakarta untuk menyelenggarakan seminar tersebut.
“Kami ingin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama kepada kita untuk menyelenggarakan seminar dalam rangka SOM MABIMS ke-50. Insyaallah, dari sisi teknis, persiapannya sudah berjalan dengan baik,” ujar Asep.
“Seminar tersebut akan menghadirkan narasumber dari negara-negara anggota MABIMS. Peserta yang diundang meliputi delegasi MABIMS, pejabat eselon I Kementerian Agama, sejumlah pejabat eselon II, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan perguruan tinggi, termasuk UIN Jakarta,” lanjutnya.
Asep menambahkan, koordinasi teknis terus dilakukan bersama Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenag untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan seminar.
SOM MABIMS ke-50 dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta pada 1–4 November 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kerja sama MABIMS dalam membahas berbagai agenda keislaman sekaligus memperkuat koordinasi antarnegara anggota






